1. Tafsir/Penjelasan Ayat
الإيضاح
(قُلْ يا
أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جاءَكُمُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكُمْ) أي قل لهم أيها الرسول
مخاطبا جميع الناس، من حضر منهم فسمع هذه الدعوة منك ومن ستبلغه عنك. قد جاءكم
الحق المبيّن لحقيقة هذا الدين، وقد أوحى به إلى رجل منكم، وكان خفيا عنكم بما جهل
من دعوة الرسل السالفين أو حرّف وبدل، ففصّله هذا الكتاب العربي المبين.
Katakanlah
kepada mereka, hai Rasul, dengan mengarahkan pembicaraan ini kepada seluruh
umat manusia, baik yang hadir diantara mereka sehingga dapat mendengarkan
seruan ini darimu atau yang tidak, yang nantinya akan mendengar juga seruan ini
darimu.
Katakanlah
telah datang kepadamu kebenaran yang menerangkan hakikat agama ini. kebenaran
itu telah diwahyukan kepada seorang lelaki dari kalangan kalian, yang
sebelumnya kebenaran itu tersembunyi dari kamu, karena tidak diketahui terdapat
dalam dakwah para utusan yang dulu-dulu, atau telah dirubah dan diganti. Maka, oleh Kitab yang berbahasa Arab dan terang ini, kebenaran itu
dijelaskan sejelas-jelasnya.
(فَمَنِ
اهْتَدى فَإِنَّما يَهْتَدِي لِنَفْسِهِ) أي فمن سلك سبيل الحق وصدّق بما جاء من
عند الله فى كتابه الذي لا يأتيه الباطل من بين يديه ولا من خلفه، فإنما فائدة ذلك
عائدة إليه، لأنه يفوز بالسعادة فى دنياه ودينه، وذلك إنما يكون بعمله لا بعمل
غيره، ولا بتأثيره بشفاعته أو وساطته.
Maka, barang siapa menempuh
jalan kebenaran dan percaya terhadap yang datang dari sisi Allah yang terdapat
dalam KitabNya yang tidak
kemasukan sesuatu yang bathil, dari depan atau dari belakangnya, maka
sesungguhnya kebaikan dari sikapnya itu akan kembali pada dirinya. Sebab, dia
akan memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat. Dan hal itu hanya bisa diperoleh
berdasarkan amalnya sendiri, bukan berdasarkan amal orang lain atau
pengaruhnya, berupa syafa’at atau wasatah (perantara).
(وَمَنْ
ضَلَّ فَإِنَّما يَضِلُّ عَلَيْها) أي ومن اعوجّ عن الحق الذي أتاه من عند الله
وأعرض عن كتابه وعن آياته فى الأنفس والآفاق، فإنما وبال ضلاله على نفسه، بما
يفوته من فوائد الاهتداء فى الدنيا، وما يصيبه من العذاب على كفره وجرائمه فى
الآخرة
Dan barang siapa yang menyeleweng dari kebenaran yang datang kepadanya dari sis Allah, dan berpaling dari kitab dan ayat-ayatNya, yang terdapat dalam diri sendiri atau alam semesta, maka sesungguhnya akibat buruk dari kesesatannya itu akan menimpa dirinya sendiri. Sebab, dia tidak memperoleh kebaikan-kebaikan dari petunjuk itu di dunia, dank arena dia akan ditimpa siksa atau kefakiran dan dosa-dosa kelak di akhirat.
Dan barang siapa yang menyeleweng dari kebenaran yang datang kepadanya dari sis Allah, dan berpaling dari kitab dan ayat-ayatNya, yang terdapat dalam diri sendiri atau alam semesta, maka sesungguhnya akibat buruk dari kesesatannya itu akan menimpa dirinya sendiri. Sebab, dia tidak memperoleh kebaikan-kebaikan dari petunjuk itu di dunia, dank arena dia akan ditimpa siksa atau kefakiran dan dosa-dosa kelak di akhirat.
(وَما
أَنَا عَلَيْكُمْ بِوَكِيلٍ) أي وما أنا بموكّل من عند الله بأموركم، ولا بمسيطر
عليكم، فأكرهكم على الإيمان، وأمنعكم بقوتي من الكفر والعصيان، ولا أملك لكم ضرا
ولا نفعا، وما أنا إلا رسول مبلغ إليكم أمر ربكم، بشير لمن اهتدى، ونذير لمن ضل
وغوى، وقد أعذر من أنذر.
Dan aku bukan
seorang penjaga dari sisi Allah terhadap urusan kalian, bukan pula seorang
penguasa atas diri kalian, sehingga aku memaksa kamu untuk beriman atau
mencegah kalian dengan kekuatanku dari kekafiran dan kemaksiatan. Aku tidak
pula memberi kalian kemadharatan atau kemanfaatan. Aku ini hanya seorang Rasul
yang menyampaikan perintah Tuhan, dan seorang pemberi kabar gembira bagi orang
yang mau mengikuti petunjuk, dan aku seorang pemberi peringatan terhadap orang
yang sesat dan menyimpang dari petunjuk. Sedangkan orang yang telah memberi peringatan itu, tentu tak patut dicela lagi.
(وَاتَّبِعْ
ما يُوحى إِلَيْكَ وَاصْبِرْ حَتَّى يَحْكُمَ اللَّهُ) أي واتبع أيها الرسول وحي
الله الذي أنزله إليك فى كتابه، واعمل به وعلّمه أمتك، واصبر على ما يصيبك من
الأذى والمكاره وعلى ما ينالك من قومك، حتى يقضى الله بينك وبين المكذبين لك،
وينجز لك ما وعدك.
Dan ikutilah
hai Rasul, wahyu Allah yang telah Dia turunkan kepadamu dalam KitabNya, dan
amalkanlah wahyu itu. ajarkan ia kepada umatmu, dan bersabarlah atas
penganiayaan dan penderitaan yang ditimpakan oleh kaummu terhadap dirimu,
sehingga Allah memberi keputusan diantara kamu denganorang-orang yang
mendustakan kamu, dan menunaikan janjiNya terhadapmu.
(وَهُوَ
خَيْرُ الْحاكِمِينَ) أي وهو خير القاضين، وأعدل الفاصلين، فهو لا يحكم إلا بالحق،
وغيره قد يحكم بالباطل، إما لجهله بالحق أو مخالفته له باتباع الهوى، وقد امتثل
رسوله أمر ربه، وصبر حتى حكم الله بينه وبين قومه، وأنجز وعده له صلى الله عليه
وسلم ولمن اتبعه من المؤمنين، فاستخلفهم فى الأرض، وجعلهم الأئمة الوارثين ما
أقاموا الدين.
Allah itu sebaik-baik hakim dan seadil-adil yang member keputusan,
karena Dia takkan member keputusan kecuali dengan kebenaran, sedang selain
Allah kadang-kadang (terkadang) member keputusan dengan kebatilan, baik karena
bodoh terhadap kebenaran atau karena melanggar kebenaran tersebut dengan
memperturutkan hawa nafsunya.
Dalam hal ini, Rasulullah SAW benar-benar
telah mematuhi perintah Tuhannya dan bersabar, sehingga Allah pun member
keputusan di antara dia dengan kaumnya yang menunaikan janjiNya terhadap beliau
SAW dan orang-orang mu’min yang mengikutinya. Allah telah menjadikan mereka
khalifah di atas bumi, dan menjadikan mereka para pemimpin yang mewarisi bumi
tersebut selagimereka menegakkan agama.
وغير خاف ما فى هذه الآيات من التسلية لنبيه ووعده للمؤمنين ووعيده
للكافرين.
Jelas, dalam ayat-ayat ini terdapat hiburan
bagi Nabi SAW dan janji Allah bagi orang-orang yang beriman, serta ancaman
Allah terhadap orang-orang kafir.
2.
Nilai – nilai edukasi dari ayat
tersebut :
1.
Hendaklah bagi peserta didik untuk
membekali dirinya dengan sifat sabar dalam mencapai kesuksesan yang dicita –
citakan.
2.
Seorang pendidik hendaknya
menyajikan materi sinkron dengan pembahasan, agar mudah dipahami oleh peserta
didik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar