Sekilas Tentang Saya

Kamis, 07 Maret 2013

Tabir Misteri di balik Fenomena Gelandangan

Tabir Misteri di balik Fenomena Gelandangan
A.     Pengertian
Gelandangan adalah mereka tuna wisma, tuna karya dalam arti tidak mempunyai pekerjaan, buruh, tukang / kuli, hidupnya mengembara tidak mempunyai tempat tinggal. Gelandangan merupakan salah satu permasalahan yang paling kompleks di masyarakat perkotaan. Hal ini disebabkan karena arus urbanisasi yang sangat deras. Masyarakat desa berbondong-bondong datang ke kota dengan tujuan untuk memperoleh pekerjaan dan memperbaiki nasibnya, mereka tidak pernah menyadari tanpa skill dan keterampilan mereka tidak akan bisa bertahan, dan untuk menyambung hidup mereka terpaksa hidup menggelandang.
Faktor penyebab dari gepeng (gelandangan dan pengemis)
Masalah sosial tidak bisa dihindari keberadaanya dalam kehidupan masyarakat, terutama yang berada di daerah perkotaan adalah masalah gelandangan dan pengemis. Permasalahan sosial gelandanagan dan pengemis merupakan akumulasi dan interaksi dari berbagai permasalahan seperti hal hal kemiskinan, pendidikan rendak, minimnya keterampilan kerja yang di miliki,lingkungan, sosial budaya, kesehatan dan lain sebagaianya. Adapun gambaran permasalahan tersebut dapat di uraikan sebagai berikut :
1. Masalah kemiskinan.
kemiskinan menyebabkan seseorang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar minimal dan menjangkau pelayanan umum sehingga tidak dapat Mengembangkan kehidupan pribadi maupun keluarga secara layak.
2. Maslah Pendidikan
Pada umumnya tingkat pendidikan gelandangan dan pengemis relatif rendah sehingga menjadi kendala untuk memperleh pekerjaan yang layak
3. Masalah keterampilan kerja
Pada umumnya gelandangan dan pengemis tidak memiliki keterampilan yang sesuai dengan tuntutan pasar kerja.
4. Masalah sosial budaya.
B.     Dampak / Akibat
Dengan adanya para gelandangan dan pengemis yang berda di tempat tempat umum akan menimbulkan banyak sekali masalah sosial di tengah kehidupan bermasyarakat di antaranya :
1. Masalah lingkungan (tata ruang)
Gelandangan dan pengemis pada umumnya tidak memiliki tempat tinggal tetap, tinggal di wilayah yang sebanarnya dilarang dijadika tepat tinggal, seperti : taman taman, bawah jembatan dan pingiran kali. Oleh karna itu mereka di kota besar sangat mengangu ketertiban umum, ketenangan masyrakat dan kebersihan serta keindahan kota.
2. Masalah kependudukan
Gelandangan dan pengemis yang hidupnya berkeliaran di jalan jalan dan tempat umum, kebnayakan tidak memiliki kartu identitas (KTP/KK) yang tercatat di kelurahan (RT/RW) setempat dan sebagian besar dari mereka hidup bersama sebagai suami istri tampa ikatan perkawinan yang sah.
3. Masalah keaman dan ketertiban
Maraknya gelandangan dan pengemis di suatu wilayah dapat menimbulkan kerawanan sosial mengagu keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.
4. Masalah kriminal litas
Memang tak dapat kita sangal banyak sekali faktor penyebab dari kriminal litas ini di lakuakan oleh para gelandangan dan pengemis di tempat keramaian mulai dari pencurian kekerasan hingga sampai pelecehan seksual ini kerap sekali terjadi
C.     Solusi
Solusi dari permasalahan gelandangan dan penegemis yaitu dengan cara Rehabilitasi sosial
Rehabititas sosial gelandangan dan pengemis yaitu peroses pelayanan dan rehabilitasi sosial yang terorganisasi dan terancana, meliputi usaha usaha pembinaan fisik, bimbingan mental sosial, pemberian keterampilan dan pelatihan kerja penyaluran ketenagaan di tengah masyarakat.
Dalam kegitan rehabilitasi memiliki tujuan dan fungsi  yaitu :
1. Tujuan dari pelayanan rehabilitasi sosial pada yaitu :
a. Gelandangan dan pengemis mampu merubah cara hidup dan cara mendapatkan penghasilan yang sesuai dengan norma yang berlaku di dalam masyarakat.
b. Gelandangan dan pengemis dapat di jangkau dan mau mengikuti program pelayanan dan rehabilitas sosial.
c. Gelandangan dan penemis mampu menjalankan fungsi dan peran sosialnya di masyarakat secara wajar.
2. Fungsi
a. Menumbuhkan kesadaran gelandangan dan pengemis tentang pentingnya program pelayanana dan rehabilitasi sosial.
b. Membantu gelandangan dan pengemis untuk mampu melakukan kegiatan kegitan yang berkanan dengan kehidupan sehari hari.
c. Membantu gelandangan dan pengemis agar mampu memenuhi kebutuhan dasarnya.
d. Membantu gelandangan dan pengemis unuk mengembangkan potensinya.
e. Membantu gelandangan dan pengemis untuk berprilaku normatif.

1 komentar:

Unknown mengatakan...

Mntap bro,,
bermanfa'at sekali... ^_^