Tabir Misteri di balik Fenomena
Gelandangan
A.
Pengertian
Gelandangan adalah mereka tuna wisma, tuna karya dalam arti tidak
mempunyai pekerjaan, buruh, tukang / kuli, hidupnya mengembara tidak mempunyai
tempat tinggal. Gelandangan merupakan salah satu permasalahan yang paling
kompleks di masyarakat perkotaan. Hal ini disebabkan karena arus urbanisasi
yang sangat deras. Masyarakat desa berbondong-bondong datang ke kota dengan
tujuan untuk memperoleh pekerjaan dan memperbaiki nasibnya, mereka tidak pernah
menyadari tanpa skill dan keterampilan mereka tidak akan bisa bertahan, dan
untuk menyambung hidup mereka terpaksa hidup menggelandang.
Faktor penyebab dari gepeng (gelandangan dan pengemis)
Masalah sosial tidak bisa dihindari keberadaanya dalam kehidupan
masyarakat, terutama yang berada di daerah perkotaan adalah masalah gelandangan
dan pengemis. Permasalahan sosial gelandanagan dan pengemis merupakan akumulasi
dan interaksi dari berbagai permasalahan seperti hal hal kemiskinan, pendidikan
rendak, minimnya keterampilan kerja yang di miliki,lingkungan, sosial budaya,
kesehatan dan lain sebagaianya. Adapun gambaran permasalahan tersebut dapat di
uraikan sebagai berikut :
1. Masalah kemiskinan.
kemiskinan
menyebabkan seseorang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar minimal dan
menjangkau pelayanan umum sehingga tidak dapat Mengembangkan kehidupan pribadi
maupun keluarga secara layak.
2. Maslah Pendidikan
Pada umumnya
tingkat pendidikan gelandangan dan pengemis relatif rendah sehingga menjadi
kendala untuk memperleh pekerjaan yang layak
3. Masalah keterampilan kerja
Pada umumnya
gelandangan dan pengemis tidak memiliki keterampilan yang sesuai dengan
tuntutan pasar kerja.
4. Masalah sosial budaya.
B.
Dampak / Akibat
Dengan adanya para gelandangan dan pengemis yang berda di tempat
tempat umum akan menimbulkan banyak sekali masalah sosial di tengah kehidupan
bermasyarakat di antaranya :
1. Masalah lingkungan (tata ruang)
Gelandangan dan
pengemis pada umumnya tidak memiliki tempat tinggal tetap, tinggal di wilayah
yang sebanarnya dilarang dijadika tepat tinggal, seperti : taman taman, bawah
jembatan dan pingiran kali. Oleh karna itu mereka di kota besar sangat mengangu
ketertiban umum, ketenangan masyrakat dan kebersihan serta keindahan kota.
2. Masalah kependudukan
Gelandangan dan
pengemis yang hidupnya berkeliaran di jalan jalan dan tempat umum, kebnayakan
tidak memiliki kartu identitas (KTP/KK) yang tercatat di kelurahan (RT/RW)
setempat dan sebagian besar dari mereka hidup bersama sebagai suami istri tampa
ikatan perkawinan yang sah.
3. Masalah keaman dan ketertiban
Maraknya
gelandangan dan pengemis di suatu wilayah dapat menimbulkan kerawanan sosial
mengagu keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.
4. Masalah kriminal litas
Memang
tak dapat kita sangal banyak sekali faktor penyebab dari kriminal litas ini di
lakuakan oleh para gelandangan dan pengemis di tempat keramaian mulai dari
pencurian kekerasan hingga sampai pelecehan seksual ini kerap sekali terjadi
C.
Solusi
Solusi dari
permasalahan gelandangan dan penegemis yaitu dengan cara Rehabilitasi sosial
Rehabititas sosial gelandangan dan pengemis yaitu peroses pelayanan
dan rehabilitasi sosial yang terorganisasi dan terancana, meliputi usaha usaha pembinaan
fisik, bimbingan mental sosial, pemberian keterampilan dan pelatihan kerja
penyaluran ketenagaan di tengah masyarakat.
Dalam kegitan rehabilitasi memiliki tujuan dan fungsi yaitu :
1. Tujuan dari pelayanan rehabilitasi sosial pada yaitu :
a. Gelandangan dan pengemis mampu merubah cara hidup dan cara mendapatkan
penghasilan yang sesuai dengan norma yang berlaku di dalam masyarakat.
b. Gelandangan dan pengemis dapat di jangkau dan mau mengikuti
program pelayanan dan rehabilitas sosial.
c. Gelandangan dan penemis mampu menjalankan fungsi dan peran
sosialnya di masyarakat secara wajar.
2. Fungsi
a. Menumbuhkan
kesadaran gelandangan dan pengemis tentang pentingnya program pelayanana dan
rehabilitasi sosial.
b. Membantu
gelandangan dan pengemis untuk mampu melakukan kegiatan kegitan yang berkanan
dengan kehidupan sehari hari.
c. Membantu
gelandangan dan pengemis agar mampu memenuhi kebutuhan dasarnya.
d. Membantu
gelandangan dan pengemis unuk mengembangkan potensinya.
e. Membantu
gelandangan dan pengemis untuk berprilaku normatif.
1 komentar:
Mntap bro,,
bermanfa'at sekali... ^_^
Posting Komentar